Judul: Omen #3:Misteri Organisasi Rahasia The Judges
Penulis: Lexie Xu
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: 2013
Jumlah halaman: 312 hlm
ISBN: 978-979-22-9822-2
Aut vincere aut mori.
Pada novelnya kali ini,Lexie Xu kembali
hadir dengan mengusung sebuah tema yang yang sama yaitu thriller.Namun dengan
cara penyajian yang berbeda sehingga terkesan “segar”.Novel ini menceritakaan
tentang para tokoh utamanya yang berusaha untuk menyelidiki dan membongkar
kasus yang terjadi dalam seleksi suatu organisasi rahasia yang bernama The
Judges.
The Judges adalah organisasi paling elit
si SMA Harapan Nusantara.Organisasi inilah yang memiliki kekuasaan untuk
mengatur pergantian kepala sekolah,mengatur kepengurusan OSIS,dan bahkan
organisasi ini memiliki kekuasaan untuk mengeluarkan siapa saja yang berani
menentang mereka.Identitas para anggotanya pun sangat dirahasiakan.Hanya kepala
sekolah dan para dewan guru yang mengetahui identitas para anggotanya.Dan tahun
ini,organisasi rahasia tersebut akan mengadakan seleksi untuk mengangkat
anggota baru The Judges,dan dipilihlah sepuluh siswa yang dianggap paling
berpengaruh dan dapat diandalkan di SMA Harapan Nusantara.Seleksinya dilaksanakan
selama empat hari dan pada malam hari di sekolah supaya tidak ada orang yang
tidak berkepentingan tahu akan adanya seleksi rahasia itu.
Di antara sepuluh siswa tersebut,ada
tiga siswa yang dipandang sebagai yang paling patut diperhatikan secara khusus.Erika
Guruh-siswi paling genius yang pernah dimiliki SMA Harapan Nusantara,peraih
peringkat umum pertama di angkatannya,sekaligue pemilik daya ingat fotografis
yang berarti ia tidak akan melupakan apa saja yang dilihat atau
didengarnya.Kemudian ada Valeria Guntur-peraih peringkat umum kedua di
angkatannya,ia terkenal dengan kemamouan olahraganya yang berada di atas
rata-rata,dan yang terpenting ia adalah putri dari keluarga Guntur.Selanjutnya
ada Rima Hujan-pelukis handal SMA Harapan Nusantara,ketua klub kesenian,dan
memiliki penampilan mengerikan dengan rambut yang nyaris menutupi seluruh
bagian wajahnya.Mereka bertiga inilah yang yang akan bekerja sama untuk
memecahkan misteri yang terjadi dalam seleksi The Judges.
Seleksi The Judges ternyata tidak berjalan
mulus.Bahkan baru pada malam pertama seleksi sudah menelan korban.Korbannya
adalah salah satu calon anggota The Judges,dan mulai memunculkan dugaan bahwa
anggota The Judgeslah pelakunya.Begitulah yang terjadi seterusnya,satu demi
satu korban mulai berjatuhan sampai pada malam seleksi pada hari ketiga.Melalui
korban-korban yang sudah berjatuhan,diketahui bahwa pelakunya menggunakan
pistol dengan peluru berjenis nail gun.
Pada hari keempat,hari terakhir
seleksi,surat yang menyatakan bahwa calon anggota yang tersisa diminta untuk
berkumpul di ruang perpustakaan,dan tidak seperti biasanya,kali ini seleksi
diadakan pagi hari,ketika jam pelajaran masih berlangsung.
Dan di sinilah klimaks ceritanya.
Ternyata surat yang dilayangkan kepada
calon anggota The Judges bukan berasal dari Hakim Tertinggi The Judges,yang
belakangan diketahui bernama Putri Badai yang juga adalah ketua OSIS dan ketua
klub memanah,melainkan adalah Dicky Dermawan,pacar dari Putri Badai dan ketua
klub judo.Bersama dengan Lindi,selingkuhannya,Dicky melakukan kejahatan
ini.Juga bersama dengan Helen,salah satu calon anggota The Judges yang mendadak
jadi sekutu Dicky dan Lindi.Yang paling terpukul dengan kenyataan ini tentu
saja adalah Putri Badai.Rasanya sulit membayangkan orang yang ia cintai selingkuh
dengan temannya sendiri.
Dicky mengupulkan seluruh calon anggota
The Judges dengan tujuan untuk menghabisi mereka satu per satu.Namun upaya
Dicky itu dapat digagalkan oleh Erika,Valeria,Rima,dan bala bantuan yang
berasal dari Viktor Yamada,Leslie Gunawan,dan Ajun Inspektur Lukas yang
diam-diam bersembunyi di tingkap langit-langit perpustakaan.Dengan mudah
Dicky,Lindi,dan Helen dibekuk.Dan diketahui bahwa motif Dicky dan Lindi
melakukan semua ini karena Dicky sebenarnya bosan pacaran dengan Putrid an
lebih memilih Lindi.
Alasan Dicky tidak mau putus dengan
Putri karena ia tidak mau kehilangan popularitas yang sudah ia dapatkan karena
pacaran dengan ketua OSIS.Dicky sebenarnya benci untuk terus berpura-pura
menjadi pacar Putri,dan kebencian itulah yang akhirnya ia lampiaskan kepada
calon anggota baru The Judges.
Cerita ditutup dengan Rima dan
temannya,Aria Topan,yang seperti sedang merencanakan sesuatu yang jahat kepada
sang tokoh utama,Erika Guruh.Akhir cerita yang seperti ini tentu saja membuat
para pembaca semakin penasaran dengan kelanjutan cerita dari Omen Series ini.
Melalui bahasa dan penuturannya yang
sederhana,Lexie Xu nampaknya telah berhasil merebut perhatian para pembacanya.Gaya
bahasa yang ringan dan mudah dipahami,karena terkadang menggunakan
istilah-istilah anak muda,menjadikan Lexie Xu memiliki sebuah nilai
plus.Mungkin itulah yang membuat Lexie Xu mampu membawakan nuansa yang berbeda
untuk para pembaca teenlit.